Monday, July 15, 2013

Rapuh


Hari yang menyedihkan , berjalan seorang diri . Selama hampir 15 tahun belajar , baru tersedar sebenarnya aku hanya sendiri . Walaupun ramai kawan untuk gelak ketawa rupanya diri aku sejak azali sebenarnya sunyi . Dan , aku balik ke bilik dengan hati yang sungguh sedih dengan air mata yang sungguh rapuh .

Tiada kawan yang sudi menemani aku ke sana sini dan selama ini aku sudah terlalu berdikari serta hidup dalam dunia sendiri .

Aku hanya mampu berkata dengan diri sendiri dan Allah .
 
Cinta . Walau sekuat mana pun rasa cinta , cinta ini tetap milik Allah . Walau sekuat mana perasaan , perasaan ini tetap milik Allah .

Saya kena tabah . Saya kena kuat . Saya tidak boleh biarkan perasaan yang menguasai fikiran saya . Sekarang bukan masanya Mastura ! 

Perjuangan aku untuk menjadi seorang jurutera belum tamat lagi . Saya kena kuat dan terus semangat . Tak boleh mengalah !

Saya kena korbankan hati dan perasaan . Teruskan bertahan .

Tapi kenapa tembok air mata ini terlalu rapuh .

Cuma apa yang mampu aku harapkan , Allah akan berikan aku kebahagiaan dan kesenangan pada suatu hari nanti .


2 comments:

reenapple said...

Ada benda yang harus dikorbankan untuk mendapat apa yang diiginkan...

pha is said...

bertahanlah.. mungkin hari ni menangis, tapi esok lusa siapa yg tahu. segalanya akan berakhir, cuma masa yg menentukan cepat atau lambat...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...